Menciptakan Perdamaian Tidak Sekedar Hanya Ucapan

241 views

www.IslamforWest.org

Ucapan assalamualaikum sama dengan janji perdamaian pada setiap orang dan menuntut tanggung jawab kita untuk menghilangkan segala kebencian dan permusuhan

Oleh Imam Shamshad A. Nasir

Masjid Baitul Hameed – Chino, Kanada

unityofpomona.org – Sebagai Imam Masjid Baitul Hameed Jamaah Ahmadiyah di Chino dan kebanggan sebagai seorang Amerika saya mengucapkan terimakasih yang tulus untuk sesama warga untuk terus mendukung saya dan jamaah saya. Melalui dialog toleransi, saling menghormati dan dialog-dialog lintas agama kita telah membuat langkah besar dalam menjembatani kesenjangan antara pemeluk agama yang berbeda selama beberapa tahun terakhir. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua orang yang bekerja melayani negara ini sehingga menjadi negara yang indah dimana saya bisa damai dan bebas untuk berkeyakinan, beribadah dan mendakwahkan iman saya tanpa takut penganiayaan.

Saya teringat sabda Nabi Islam, Muhammad saw, yang bersabda:

“Dia yang tidak bersyukur atas nikmat yang kecil maka ia tidak bisa bersyukur untuk yang lebih besar. Siapa yang tidak bersyukur terhadap orang lain berarti dia tidak bersyukur pada Allah. Menyebut-nyebut nikmat Allah adalah bersyukur, meninggalkannya berarti ingkar.”

Nikmat Allah yang diberikan kepada saya adalah saya sebagai seorang Islam dapat menjalankan keyakinan saya dengan bebas di Amerika Serikat, tentu hal ini layak disyukuri. Rasa syukur ini menyatakan bahwa saya menjadi lebih toleran terhadap sesama warga negara lain yang berbeda keyakinan dengan saya dan saya bekerja lebih keras untuk menghilangkan kesalahpahaman sesama warga Amerika tentang keimanan saya, Islam. Saya mengutuk segala bentuk ekstremisme dan terorisme, dan penyalahgunaan agama untuk tujuan keuntungan politik atau komersil baik di sini maupun di luar negeri.

Terorisme, intoleransi dan kebencian dalam bentuk apapun harus selalu ditangani dengan tegas, tetapi perhatian yang sama kuat juga harus diberikan untuk membedakan yang baik dari yang buruk. Kita tidak boleh membiarkan emosi dan opini kita dibentuk oleh bias dan propaganda, melainkan dicerna dengan alasan, akal sehat dan fakta aktual.

Di Fajar tahun baru ini, bagaimana kita bisa bekerja sama untuk membendung gelombang kebencian dan intoleransi dan kekerasan agama? Bagaimana kita menjembatani ketakutan, ketidak-percayaan dan kurangnya komunikasi antara muslim dan non muslim? Jawabannya sederhana dan waktu akan menjawab.

14 abad yang lalu di gurun Arabia seorang gembala dan terkenal akan keadilannya, kejujuran dan kerendahan hati dan kasih sayang yang diamanati tugas tidak hanya untuk mereformasi umatnya tetapi juga seluruh dunia. Ia diberikan Kitab Suci yang menjanjikan bimbingan menyeluruh dan abadi bagi setiap orang yang mengikutinya dengan ketulusan dan dedikasi tinggi. seiring dengan ini, ia mengucapkan kata-kata kebijaksanaan dan nasehat-nasehat yang dapat diterapkan oleh siapapun. orang tersebut adalah, Muhammad, nabi Suci dan pendiri Islam (saw).

Sekali waktu ketika beliau melewati sebuah pertemuan dari Pagan Arab, Muslim dan Yahudi, beliau menyapa mereka semua dengan salam Islam “Assalamu’alaikum” – yang secara harfiah berarti “damai untuk kalian semua”. Muslim menggunakan ungkapan ini setiap kali mereka saling menyapa satu sama lain dan digunakan untuk menyambut seseorang maupun kelompok. Nabi Muhammad saw selalu menyapa setiap orang dengan cara ini – tidak hanya mereka yang beriman kepada beliau sebagai utusan Allah. Ini adalah kebiasaan bahwa muslm diperintahkan untuk mengikutinya tetapi jarang yang mempraktekkan, biasanya hanya dilakukan untuk sesama muslim saja.

Ini adalah sesuatu yang dapat dengan mudah Muslim perbaiki. Dan jika mereka melakukannya itu akan membuka jalan baru dan peluang bagi non muslim mengenal islam sebagai teman, tetangga dan rekan kerja yang damai. Kata-kata “Assalamu’alaikum” mewujudkan lebih dari sekedar ucapan sederhana perdamaian; mereka mewakili tanggung jawab dan janji perdamaian ke orang yang menerima salam. Ketika seorang muslim mengucapkan “assalamu’aliakum mereka harus bersungguh-sungguh menghilangkan bentuk-bentuk permusuhan dari orang-orang yang ditemui. Muslim diperintahkan oleh Allah dan Nabi Muhammad saw untuk selalu berusaha menciptakan, mempertahankan dan melindungi perdamaian, dimanapun dan kapanpun memungkinkan.

Sabda lain dari Nabi Muhammad saw tentang “assalamu’alaikum” adalah bahwa umat Islam harus menjadi yang pertama untuk mengatakan “damai atas dirimu”. hal ini tidak hanya membuka pintu persahabatan awal pada orang asing, tetapi memungkinkan rekonsiliasi antara teman-teman sebelumnya yang terasing, rival maupun relasi. Jika dua kebiasaan – mengucapkan assalamu’alaikum dan berjuang menjadi yang pertama dalam mengucapkannya dijadikan sebagai praktek sehari-hari muslim dan non muslim, diantara mereka sendiri, orang akan melihat berapa cepat perdamaian bisa menjadi sesuatu yang nyata dalam hidup kita, bukan hanya keinginan d alam hati.

Untuk semua orang yang membaca kata-kata ini dan bertanya-tanya bisakah perdamaian dapat tercapai antara orang yang berbeda agama, keyakinan dan kebangsaan, saya mengataka bahwa ya, itu bisa, dan dimulai sekarang dengan ucapan yang saya berikan kepada kalian dengan segala tanggungjawabnya padaku: “assalamu’alikum” – damai untuk anda semua. Saya mendorong semua orang untuk membuat perdamaian lebih dari sekedar ucapan dan mari kita lihat apa yang terjadi di tahun-tahun mendatang. Semoga Allah memberkati dan melindungi kita semua.

http://www.unityofpomona.org/make-peace-more-than-just-a-greeting

  Menciptakan Perdamaian Tidak Sekedar Hanya Ucapan

Agama-Islam.org adalah sebuah situs yang dikelola secara pribadi. Tulisan-tulisan yang terkait Ahmadiyah di situs ini tidak mewakili pandangan Resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Agama Islam bertanggung jawab penuh atas isi dari halaman situs ini.

Baca Juga

Agama Islam tagged this post with: , , , , , Read 60 articles by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Update Artikel via RSS feed Follow Us

Disclaimer

Agama-Islam.org adalah sebuah situs yang dikelola secara pribadi. Tulisan-tulisan yang terkait Ahmadiyah di situs ini tidak mewakili pandangan Resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Agama Islam bertanggung jawab penuh atas isi dari halaman situs ini.

Kontak info: info@agama-islam.org /Twitter: @1agamaislam atau @jusman

Televisi Muslim

islam damai

Menyebarkan Cahaya Alquran

islam untuk kemanusiaan

Perbandingan Agama

       
Live Chat