TAUHID dan SYIRIK dalam hal sarana materi

926 views

tauhid TAUHID dan SYIRIK dalam hal sarana materiBerbicara Tauhid maka tauhid itu tidak sekedar mengucapkan dengan lidah “asy-hadu allaa ilaha illallaah wa asy-hadu anna muhammadar rasulullaah”. Melainkan arti tauhid adalah keagungan Ilahi benar-benar tertanam di dalam kalbu. Dan tidak ada lagi tempat bagi keagungan benda lain di dalam kalbu selain-Nya. Dan memahami bahwa zat suci Allah ta’ala itulah tempat kembali setiap perbuatan, gerakan dan diam. Dan bertumpu sepenuhnya kepada Allah dalam setiap perkara. Dan sama sekali tidak ada lagi pandangan serta tawakal pada wujud selain Allah. Dan tidak mentolerir syirik jenis apapun yang berkaitan dengan zat maupun sifat Allah ta’ala.

saat ini memang sudah jelas terbuka hakikat penyembahan terhadap terhadap makhluk, dan setiap orang menaruh benci terhadap hal itu. Tetapi di balik itu ada bentuk penyembahan lain, yaitu penyembahan terhadap sarana atau materi adalah sejenis kemusyrikan yang sering luput dari perhatian kita. Misalnya petani mengatakan: “Jika saya tidak bertani, dan pertanian saya tidak membawa hasil, maka tidak akan bisa hidup”. Demikian pula orang-orang dari setiap profesi bertumpu sepenuhnya terhadap pekerjaannya. Dan menganggap bahwa jika dia tidak melakukan pekerjaan itu maka dia tidak akan bisa hidup. Itu namanya penyembahan terhadap sarana atau materi. Dan hal itu terjadi karena mereka tidak punya iman terhadap kekuasaan-kekuasaan Allah ta’ala.

Jangankan pekerjaan-pekerjaan dan sebagainya itu, air, udara makanan dan sebagainya, yang mana kehidupan ini bersandar pada materi-materi tersebut, itupun tidak akan memberi manfaat kepada manusia selama belum ada izin dari Allah ta’ala. Oleh karena itulah ketika meminum air, kita hendaknya mengingat bahwa Allah ta’ala lah yang telah menciptakan air itu. Dan air itu tidak akan dapt memberi manfaat selama tidak ada kehendak Allah ta’ala. Melalui kehendak Allah ta’ala air itu memberikan manfaat. Dan apabila Allah ta’ala menghendaki maka pasti Dia memberikan air tersebut.

Apapun pekerjaan yang ada, apakah itu pekerjaan masyarakat atau apa saja, selama padanya belum turun berkat dari Langit, selam itu pula tidak akan beberkat. Ringkasnya harus ada keyakinan sempurna terhadap kekuasaan-kekuasaan Allah ta’ala. Seseorang yang tidak memiliki iman seperti itu, berarti di dalam dirinya terdapat seuntai urat atheisme. Pertama-tama suatu perkara diputuskan di Langit, kemudian barulah berlangsung di bumi.

 TAUHID dan SYIRIK dalam hal sarana materi

Agama-Islam.org adalah sebuah situs yang dikelola secara pribadi. Tulisan-tulisan yang terkait Ahmadiyah di situs ini tidak mewakili pandangan Resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Agama Islam bertanggung jawab penuh atas isi dari halaman situs ini.

Baca Juga

  • No Related Post
Agama Islam tagged this post with: , Read 50 articles by

One Comments

  1. safri tilar says:

    Alhamdulillah, mohon dapat di kirim ke Email safri ya, karna wat bahan pertablighan juga.

    Jazakumulllah ahsanal jaza

    safri tilar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Update Artikel via RSS feed Follow Us
 
RECENT POST Comments Tags

Disclaimer

Agama-Islam.org adalah sebuah situs yang dikelola secara pribadi. Tulisan-tulisan yang terkait Ahmadiyah di situs ini tidak mewakili pandangan Resmi Jemaat Ahmadiyah Indonesia. Agama Islam bertanggung jawab penuh atas isi dari halaman situs ini.

Kontak info: info@agama-islam.org /Twitter: @1agamaislam atau @jusman

     
Backlink Lists|Free BacklinksFree Auto BacklinkFree Automatic Link Top Muslim Blogs | Islam Blog blog search directory Religion Blogs
Religion TopOfBlogs Religious
Search Engine Optimization by OnTop SEO Company
Add blog to our blog directory.
Live Chat